YA TUHAN!! DIPENJARA 30 TAHUN PADAHAL GAK SALAH!! 5 Kasus Salah Vonis Terhadap Narapidana

 
Pemberian hukuman pada tersangka tindak kejahatn kriminal pasti di dasarkan oleh investigasi yang mendalam, bukti2, kesaksian, dan akhirnya penjatuhan hukuman sesuai dengan undang2 yang berlaku. Namun bagaiman jadinya ketika seorang terdakwa yang dijatuhi hukuman bahkan hingga seumur hidup dan telah menjadi napi selama puluhan tahun di penjara, ternyata adalah orang yang tidak bersalah atas kejahatn itu sendiri? Seperti orang2 berikut ini yang sudah pasrah mendekam di sel tahanan  selama bertahun2 lamanya, dan akhirnya di bebaskan karena dinyatakan tidak bersalah. kali ini kita akan membahas tentang 5 kasus salah vonis terhadap narapidana.
Raymond Towler
Raymond Towler adalah seorang musisi Amerika serikat. Pada 18 september 1981, ia ditangkap Dan di nyatakan bersalah atas tindak pidana pemerkosaan terhadap anak perempuan berumur 11 tahun. Penangkapannya dilakukan saat ia berusia 24 tahun. Dan  Raymond Towler telah menghabiskan 29 tahun di penjara atas kejahatan yang tak ia lakukan . Towler ditemukan tidak bersalah melalui pengujian DNA . Saat terbukti ternyata ia tak bersalah, raymond akhirnya di bebaskan. Ia tersenyum ketika berjalan keluar dari Pusat Keadilan di kota asalnya, dan bebas dari hukuman seumur hidup yang sebelumnya di jatuhkan kepadanya. Dan sebagai ganti rugi, negara memberikan uang sebanyak 2.5 jt USD atau sekitar 35 miliar rupiah

devontae sanford
Davontae sanford berusia 14 tahun ketika dia di jebak untuk membuat pengakuan bersalah atas empat pembunuhan yang terjadi di sebuah drug house di sisi timur detroit pada tanggal 17 september 2017 silam. Akibatnya , sanford dinyatakan bersalah dan dipenjara selama 37-90 tahun penjara. 2 minggu setelah sanford menjalani masa hukumannya, seorang pembunuh bayaran membuat pengakuan dan menyerahkan diri atas tragedi pembunuhan di drug house tersebut dan juga mengakui atas beberapa tindak pembunuhan lain. Setelah pengakuan tersebut, himpunan innocence advocates membantu sanford untuk mendapatkan kembali hak2 nya agar di bebaskan. Proses hukumnya berlangsung hingga bertahun2. Dan  akhirnya pada bulan juni 2016 sanford  di bebaskan, setelah terpaksa mendekam dipenjara selama 9 tahun. Atas ganti rugi dari hukuman yang ia terima, Hanline mendapat 435 ribu USD atau sekitar 6,15 milliar rupiah. 

Ricky Jackson
Ricky Jackson, adalah orang Afrika-Amerika yang dihukum atas pembunuhan seorang pemuda di Cleveland, Ohio, pada tahun 1975. Jackson awalnya dijatuhi hukuman mati namun diubah menjadi penjara seumur hidup pada tahun 1977. Sejak usia 18 tahun, Ricky Jackson menghabiskan waktu 39 tahun di penjara Ohio karena kejahatan yang tidak dilakukannya. Namun, salah satu saksi penting atas pembunuhan tersebut menarik kembali kesaksiannya Akhirnya setelah disidangkan ulang,  jackson di nyatakan tak bersalah dan di bebaskan. Jackson kemudian mendapat kompensasi sebesar 3,65 (2,65) juta USD atau sebesar 51 miliar rupiah.

Luis vargas
Pada tanggal 7 september 1999 silam, Seorang pria asal California, Luis Vargas, di jatuhi hukuman penjara selama 55 tahun atas tindak kejahatan pemerkosaan terhadap 3 korban wanita, yang tidak ia lakukan. Saat hukuman di jatuhkan, ia bahkan berdoa kepad Tuhan agar semua orang yang menuduh dan menjatuhi hukuman padanya di ampuni oleh Tuhan. Ia juga mengatakan bahwa mereka harus berhati2 karena pemerkosa yang sebenearnya malah sedang bebas dan bisa saja sedang mencari mangsa saat ini. Ia mengucapkan hal tersebut karena kekeuh bawa ia tak bersalah. Setelah menjalani hukuman selama 16 tahunn, investigasi mulai dibuka kembali di karenakan adanya eyewitness misidentification dan kesalahan jaksa yang tidak merujuk pada identifikasi oleh ahli saat mencari pelaku. Pelaku pemerkosaanm yang sbeenarnya memiliki julukan sebagai teardrop rapist atau pemerkosa teardrop yang memiliki sedikit kesamaan tato dengan vargas. Teardrop rapist diketahui telah memperkosa 30 orang wanita. Dan tenryata, bukti dna tidak sesuai, yang akhirnya memastikan bahwa vargas memang tidak bersalah dan vargas bukanlah the teardrop rapist. Atas ganti rugi dari hukuman yang ia terima, Hanline mendapat 886760 ribu USD atau sekitar 12,5 milliar rupiah. 

Michael Hanline
Michael Hanline adalah terpidana kasus pembunuhan JT Mc Garry, seorang supir truk Asal Amerika Serikat. Mc Garry tewas dengan banyak luka tembakan di tubuhnya. Setelah di lakukan investigasi, Hanline kemudian dinyatakan bersalah dan di jatuhi hukuman seumur hidup.  Hanline menghabiskan waktunya ketika 36 tahun di penjara karena kejahatan yang tidak dilakukannya. ia telah berada di balik jeruji besi sejak 1978. Beberapa tahun setelahnya, investigasi di buka kembali karena terdapat kecurigaan dan ketidakcocokan statement yang di berikan oleh saksi. Dan ternyata, baru teerbongkar bahwa Hanline sebenarnya memang tak bersalah. tes DNA menunjukkan Hanline tidak terlibat . Dan ternyata ada oknum busuk yang bekerja sama dengan pengacara Bruce robertson, memfitnah dan memberikan keterangan palsu, dan menyembunyikan laporan.  Akhirnya, Hanline dibebaskan pada 24 November 2014 . Atas ganti rugi dari hukuman yang ia terima, Hanline mendapat 10 juta USD atau sekitar 141 milliar rupiah. nah itu tadi liputan tentang 5 kasus salah vonis terhadap narapidana. Terimakasih telah menonton dan sampai jumpa lagi.

TAG